Sabtu, 15 November 2014

Cupping Kopi? Opo Iku?




"Le minggu kosong gak? melu aku cupping kopi?"

kira kira begitulah ajakan teman saya, saya tidak tau appa itu cupping kopi saya hanya mengiykannya karena saya suka sekali minum kopi. ya, saya hanya peminum kopi pasif yang tidak tahu menahu tentang kopi itu sendiri secara mendalam. yang jelas saya suka ngopi itu aja,

minggu pun tiba, saatnya saya menjemput teman saya dan mencari tahu apa itu cupping kopi, sebenarnya saya bisa mncari tahu sebelumnya apa itu cupping kopi tapi nggak saya lakukan nanti nggak surpprise, biarlah saya melihat sendiri apa itu yang disebut cupping kopi.

setelah sedikit kebingungan akhirnya saya dan teman saya -nuran- sampai di COFFE LIFE, salah satu kedai kopi di bilang pondok labu, jakarta selatan, teman saya membawa satu pack kopi yang siap untuk di-cupping, belakangan saya tahu nama kopi itu Liberika.


setelah sedikit intermezzo dengan sang empu dari CoffeLife, mulailah disiapkan segala sesuatunya untuk cupping kopi ini, disinilah teman saya mulai sedikit menjelaskan apa itu cupping kopi? cupping kopi itu untuk melihat potensi dari si kopi itu sendiri, apakah kopi ini cocok di buat cappucino, espresso atau malah lebih cocok dibuat kopi tubruk dan dari proses cupping ini kita bisa melihat apa saja kekurangan dari pe-mrosesan kopi ini, mulai dari tanam, jemur bakan proses sangrainya..

proses cupping ini juga untuk menilai tingkat keasaman, kemanisan, aroma dan rasa buah (hah?? buah rasa buah?? kopi itu buah kan ya??) yang terkandung dalam kopi, cukup ribet emang proses cupping ini karena dari proses cupping inilah penentuan masa depan sang kopi, butuh penciuman yang tajam
serta sensitivitas lidah level dewa, dan saya hanya menganggukkan kepala, menganguk bego!

oke, proses cupping dimulai, kopi liberika yang nuran bawa tadi akan diadu dengan 2 varian kopi lainya, panama dan satunya saya lupa, kopi digiling dengan 2 varian kasar dan halus, kemudian diseduh dengan air mendidih yang sudah didiamkan beberapa saat, lalu kopi yang sudah diseduh tadi didiamkan selam kurang lebih 4 menit, oh iya bubuk kopi tadi diseduh tanpa gula.


nuran sedikit juga menjelaskan bahwa ada manner dalam cupping kopi ini, seperti harus mencelupkan lagi sendok yang telah digunakan untuk mencicipi kopi ke dalam air dan minum air putih setelah mencicipi kopi untuk mencicipi kopi yang lain..



mulailah nuran, temannya dan beberapa barista di CoffeLife memulai proses menentukan masa depan sang kopi liberika, pertaman mulai membiak permukan kopi untuk mencium aroma kopi tersebut, saya sih lebih suka menggunakan istilah mengendus, lalu mulai menyedok dan srupuuuuuuuuuuut, entahlah emang harus seperti itu mereka menyeruput kopi dengan kecepatan maksimal sehingga mengeluarkan suara yang awalnya bikin saya kaget... srupuuuuuuuuuuuut!!!!!!

saya hanya mengikuti proses cupping ini seperti yang sang barista lakukan, karena saya takut salah dan salah itu memalukan,setelah proses icip-icip selesai mulai lah diskusi dilakukan untuk menentukan potensi apa yang di miliki kopi tersebut dan bagaimana peluang ya untuk berhadapan face to face dengan varian kopi yang sudah bayak beredar di indonesia, robusta dan arabika

kesimpulan saya sih cupping kopi ini seperti blind audition pada acara musik the Voice amerika yang pernah saya tonton juri cukup mendengar saya suara penyayi tanpa melihat keutuhan si penyayi tersebut, kalo menurut juri suaranya punya potensi meraka akan pilih, kurang lebih sih begitu..

Manchester United kalah malam itu dan kami nyasar dalam perjalan pulang membuat teman saya sedikit murung, untunglah sepiring lontong sayur dapat sedikit mengobati kekesalah gegara tim kesayangan kalah...

Rabu, 12 November 2014

Pengen Main Basket Lagi



Hari ini saya nonton sebuah film dokumenter tentang sebuah team basket Universitas di amerika berjudul The Fab Five,di sela-sela jam kantor yang semakin menantang (baca:membosankan) saya butuh pengalihan yang tepat untuk mengembalikan mood menjadi on-track lagi,

The Tabs Five bercerita tentang team basket Michigan University yang berlaga di kejuaraan NCAA, film documenter ini bercerita lengkap sekali tentang Michigan pada periode medio 90-93, mulai dari perekrutan pemain hingga drama dalam pertandingan, persahabatan sampai kebencian terhadap lawan dan hingga akhirnya kontroversi yang mengakhirinya.

foto by Google




The Fabs Five adalah sebutan dari 5 orang freshman yang tampil sebagai starter di setiap pertandingan Michigan di kompetisi bola basket NCAA, mereka disebut the fabs five karena pada saat itu memang tidak lazim menurunkan 5 orang freshman sebagai starter kebanyakan team yang berlaga di ncaa menurunkan kombinasi pemain senior, junior dan freshman.

Juwan Howard, Crish Webber, Jelone Rose, Ray Jakson, dan Jimmy King adalah yang kemudian di sebut the fabs five, serta sang juru latih steve fisher menguasai kompetisi bolabasket NCAA era 92-93, menjadi juara? tidak, justru the fabs five tidak pernah memanpang banner juara national NCAA, pada tahun 92 Michigan masuk final dan melawan DUKE University dan mereka kalah, jelas, karena the fabs five adalah freshman yang melawan defending champhion,

Para pengamat dan sport writter di detriot menyebut The fabs Five belum memiliki mental juara..

Pada 93, Michigan kembali masuk final dan pada tahun itu mereka melawan UNC, team yang menurut para pengamat dam journalist kualitas masih dibawah Michigan. kontroversi terjadi, Michigan kembali kalah secara "sengaja"...

Pada 93 itu juga setelah kekalahan dari UNC the fab five pun bercerai masing masing dengan siap menatap NBA, kompetisi basket yang mereka impikan..



-------------


sengaja diceritakan tidak lengkap, nonton sendiri aja.. seru...


------------


saya juga pernah punya tim basket sekolah dan fakultas/universitas, tapi team basket sekolah (SMA) menurut saya adalah team terbaik saya -SMA 1 ARJASA-JEMBER-, entahlah kenapa team basket sma yang saya banggakan padahal team saya ini tidak pernah juara, kalo masuk final sering tapi gak pernah juara, malah salah satu guru sekolah kami mengejek kami dengan sebutan team nomor dua, tak apalah jelas kami bangga dengan apa yang kami peroleh saai itu...

Kalo team lain prestasinya naik turun dari juara menjadi peringkat 3 atau sebaliknya kami malah konstan dengan posisi ke-2, sekali lagi kami bangga dengan torehan itu. bermain basket di masa sma itu luar biasa, yang kami bela hanya satu nama sekolah,-bodo amat sekolah yang acuh dengan kebutuhan kami waktu itu-, kita, pemain selalu bangga ketika nama sekolah dipanggil, uforia penonton masa sma itu seru luar biasa, banyak chant yang bisa membuat kami bersemangant bermain, contoh aja "kalah Rusuh", ya rusuh jaman sma itu halal....

Kalo pertandingan favorit saya waktu sma itu adalah final HEXOS CUP 2004 dan semifinal ITS Cup 2004, di dua ajang itu team saya jelas tidak juara, keduanya hanya harus puas di tempat kedua alias Runner-Up, saya tidak pernah menyebut posisi ke dua itu juara karena juara ya cuman satu..

Kalo di total mungkin kami punya sekitaran 4-5 koleksi trophy posisi ke 2 dan berarti kita juga 5 kali di panggil ke depan saat upacara untuk pemberian sambutan dari kepala sekolahdan kami bangga walau sedikit, andaikan kami juara pasti... ah.. sudahlah...

Jodi, Sujud, Nuris, Romi, Reza, Agung, Ben, Soni, mereka adalah teammate saya, dari kami tidak ada yang special oleh karena itu kami lebih memilih bermain secara kolektif dan buah dari ke-kolektif-an kami adalah posisi ke dua setiap kejuaraan yang kami ikuti,

Kami waktu itu dilatih oleh pelatih yang menurut saya sangat berpengaruh, kami memangilnya Mas Hari pelatih yang selalu mengajarkan dan menekankan fundamental basket kepada kami, menurut dia fundamental itu penting, kalo sudah paham silahkan kembangkan sendiri...

Karena ingatan saya terbatas dan saat itu juga masih jamannya handphone nokia 3310 jadi kecerian bermain basket di jaman sma tidak terdokumentasi dengan baik




Sekarang setelah hampir 10 tahun dari masa sma saya selalu rindu bermain basket dengan teman sma saya..

Semoga mereka juga demikian.....




Rabu, 11 Januari 2012

Kado dari Putri Octoviasari


Saya tidak pernah merayakan ulang tahun saya, keluarga saya pun tidak punya kebiasaan memberikan ucapan selamat ulan tahun dan member kado…
***
7 january 2012 tepat saya menapaki usia yang cukup jauh, 25 tahun, hari itu pun mendung sedikit gelap menyeramkan, sudah beberapa hari ini jember diguyur hujan dan stok air pun belum habis dan sampai hari ini pun masih mendung gelap suram.,
Pagi itu ketika akan berpindah dari kursi tempat saya tidur ke kamar saya meilhat secarik kertas, aku mengabaikan, kertasnya gak menarik karna kertas itusobekan dari kertas bloknote sisa dari seminar, saya pun membiarkan, kertas itu ada di meja computer saya, setelah nyawa sudah genap, saya pun membacanya, dan ternyata itu ucapan selamat ulang tahun dari ibu saya, tentu saja berisi doa sang ibu kepada anaknya, yang jelas estimoni itu menekankan pada beberapa hal, Allah, Lulus, Kerja, Isrti Soleha, hahahha, silahkan saya karang isinya itu kata kuncinya,
Jam 7.30 saya kerumah rere njemput dia untuk ambil BB yang baru saya pesan(BB bukan kado hanya kebetulan datang pas ultah saya, Alhamdullilah), sampai rumah rere pun saya dikejutkan dengan kado besar, lumanyan besar untuk sebuah kado, sampai saya pun tidak bisa langsung membukanya.
 Setelah berkeliling mengurusi keperluan hape baru (hape lama temnggelam di air), saya lalu mencoba mengembalikan The Dudut (nama motor saya) pada kondisi semula, waktu itu hampir seharian dan saya ditemani rere,
Akhirnya setelah dzuhur Dudut selesai kami pun pulang, dan sekarang gantian saya harus menemani rere ngurusin mobilnya, rere pun menjemput saya dan dibawalaha kado besar itu, dan sayapun membukanya, dan, ternyata sebuah keset bermotifkan bola basket, lebih tepatnya bola basket dalam bentuk keset, ekpresi saya emang tidak begitu sumringah, bukan tidak mengapresiasi tapi karna sudah tau apa isinya, hehehehehehe, dan saya tau barang itu dibeli dimana, karena sebelum tahun baru kemaren saya dan rere pun melihatnya dan ingin membelinya dan ternyata lumayan mahal untuk sebuah keset dan saya menguungkan minat saya pada barang itu (kebiasaan saya yang selalu ilfil pada barang mahal atau harga yang tidak sesuai.)
Setelah mobil kelar, saya pun dikembalikan ke rumah dan kita pun makan siang dirumah, setelah itu rere pulang…
Setelah magrib, saya mengajak rere kerumah mbah sama ibu, ketika sampai rumah rere ternyata membawa kado lagi, sebuah kotak garis-garis abu-abu, ternyata sebuah compact disk, isi dari dari CD itu adalah lagu yang mewakili hubungan kita selama ini, saya terkejut, sangat terkejut tersanjung dengan apa yang dia berikan, tapi saya bukan tipe orang yang bisa mengekpresikannya jaid rere sedikit kecewa dengan ekpresi saya. Heheheh. 

Rere memang tidak menyuratkan apa yang dia harapkan di hari ulang tahun saya tentang saya atau hubungan ini, tapi apa yang dia berikan sudah cukup untuk tau apa yang dia inginkan tentang saya dan hubungan indah ini… mengkin ini harapan dia yang dia harapkan semoga saja tidak salah, 
Give me more loving than I’ve ever had//Make me feel better when I’m feeling sad//Tell me I’m special even though I know I’m not//Make me feel good when I hurt so bad//Barely getting mad//I’m so glad I found you//I love being around you//You make it easy as 1-2-1-2-3-4  (Plain WhiteTs-1-2-3-4)

Saying I love you //Is not the words I want to hear from you//It's not that I want you//Not to say, but if you only knew//How easy it would be to show me how you feel //More than words is all you have to do to make it real  
(extreme- More Than Word)
Engkau dan aku//Tercipta untuk jadi satu//Engkau dan aku//Ku kan selalu jadi milikmu (Abdul and The Coffee Theory – Aku Suka Caramu)
            Sebenarnya ada 9 lagu di track list Cd ini cuman inilah mungkin yang dia harapkan, bukan berarti lagu lainya kurang mengena, tapi 3 lagu itu sudah mewakili dari harapan dia.
            Sebenarnya kado termanis hari iru adalah kita menghabiskan tanggal 7 bersama-sama, mulai 6.45 sampai setengah 12 malam dan makan pagi, siang , malam bersama, its the greatest moment….
            Terima kasih Putri Octoviasari…
Love you more than word…

Selasa, 13 Desember 2011

Tovix, Man Of 2005







Suntuk, entahlah sepertinya mengerjakan skripsi yang hanya sebagai sarat untuk kelulusan ini nggak kelar-kelar. Jari jari sepertinya masih enggan menyapa dengan jejeran huruf di keyboard computer, sekarang aku sudah mulai menulis bab 3, ya, baru memulai tapi aku masih bingung harus memulai dari huruf apa?, kata apa?, kalimat apa? paragraph seperti apa?. Entahlah semoga ide cepat menyapa…

 Di sela-selanya aku teringat teman2 ku yang sudah lulus alvin,nuran, tovix, entah dimana mereka sekarang, Alvin sekarang sudah menjadi abdi Negara(walaupun dia tidak suka disebut sebagai abdi negara), nuran pun sekarang sedang melanjutkan studi s-2 nya di UGM, Tovix? Hanya tovix yang masih getol dikampus, selain sibuk ndaftar wisuda, dia juga sibuk menyeleksi para mahasiswi baru sebagai buruan dan akhirnya dia mengeluarkan kalimat trade mark-nya, “wah cocok iki karo mas Tovix” , hehehehehe.:p yang jelas sekarang aku tidak bisa nyangkruk setiap saat dengan teman-temanku ini , bicara ngalor-ngidul dengan kejelasan yang absurd, apakah nanti aku bisa nyangkruk dengan mereka lagi? Entahlah……

Tiba tiba aku teringat cerita lucu waktu awal kuliah, entahlah kuliah apa waktu itu, mungkin comparative literature kalo gak salah, nuran, juara lomba manusia jahil se-dunia, entahlah dia dapat ide dari siapa, atau mungkin salah sarapan atau malah dia habis bertapa di makam tua di dekat rumahnya sehingga ide jahilnya selalu mengalir seperti hujan abadi, waktu itu tba-tiba nuran merobek sebuah kertas dari loose leaf nya, dan dengan polosnya  menulis “siapakah cowok terganteng di angkatan 2005?” Lalu mengedarkan ke seluruh kelas bak perlombaan lari estafet, dan pasti kali ini yang jadi korban adalah Topik, cah bumiayu tulen yang waktu ini jarang sekali ada orang yang ngerti kalo dia sedang ngomong, artikulasi yang susah dimengerti karena loat ngapak-nya yang parah…. Hehehe

Alhasil setiap orang yang dapat kertas estafet itu cekikikan, dan para gadis-gadis waktu itu menerima dengan tidak tersipu malu malah sakit perut menahan geli, entahlah yang jelas waktu itu adalah Topik yang mendapatkan gelar man of 2005, dan jadilah itu sebagai gojlokan se umur hidup…..

Bagi kalian yang waktu itu belum mendapatkan kertas estafet itu, tenang , masih ada kesempatan dan silahkan jawab pertanyaan ini

Siapakah pria paling ganteng se- angkatan 2005?
a.       Taufik ismail
b.      Topek ismail
c.       Tovix ismail
Atau via sms ketik tovix(spasi)(alasan) kirim ke 9818….

Selain tovix yang secara mutlak menyabet gelar  “Cowok Ter-Ganteng 2005”, masih banyak temen2 2005 yang harusnya bisa menyandang gelar Ter-, contohnya agus purwanto yang menyabet gelar “Mahasiswa 2005 Lulus Ter-cepat”, entah siapa lagi yang Ter-…? Entahlah, punya Ide? Silahkan tambahkan sendiri…:p

*maaf foto ini harus saya crop biar bisa lulus sensor dan tidak melanggar norma-norma yang berlaku, yang jelas beberapa gadis sudah pernah melihatnya pada waktu kunjungan PKL ke DisPar Denpasar dan sempat membuat para gadis histeris hampir pingsan…. Pis Pek….

*Suatu malam di bulan november....

Sabtu, 11 Juni 2011

soundrenaline 2008

Sundrenaline 2008 “free your voice”
“Want gets the best but get the bad”
Jogja 8-8-2008 --- 11-8-2008

“cuk soundrenaline nang jogja onok skid row, ayo ndelok, lek gak ndelok mati ae wes”, pesan singkat yang meprovokasi, saat itu seorang teman (nuran namanya) yang sedang dalam perlalanan backpackingnya ke sujumah tempat di Indonesia mengebari tentang adanya sebuah konser, fesvifal music terbesar di Indonesia, ternyata tidak hanya saya yang mendapat sms provokasi itu tapi dua teman saja juga ketiban sms provokasi itu, Alfien dan taufik. Ajakan itu membakar semangat saya dan alfin yang seakan tidak menkmati konser skidrow part 1 di rampal malang,
***
Waktu itu tepat liburan panjang semesteran kita semua pada sibuk dengan urusan masing-masing, nuran dengan hasrat bcpackingnya menyusuri Indonesia, taufik dengan Sp-nya dan alfin jelas pulang kampong, karena dia tidak kenal dengan yang namanya SP, dan aku waktu itu berpikir pergi kebali lagi karena masih belum menganggap SP itu penting,
Ketika semua menunggu kuliah masuk lagi dengan aktivitasnya masing-masing tiba tiba nuran sms “cuk soundrenaline nang jogja onok skid row, ayo ndelok, lek gak ndelok mati ae wes”, sms itu memprovokasi, menohook, aku sedikit bimbang untuk berangkat karena venue-nya di jogja, bukan tanpa alasan, kalo venuenya di bali aku masih bisa makan tidur gratis, plus uang jajan, plus onkos pulang, tapi kalo dijogja siapa yang mau mengasihiku seperti itu, jual diri aja gak laku mungkin, :),
Setelah menyembah dan merengek-rengek kepada sang ibu akhirnya dengan sangat iba ibu member izin untuk berangkat plus akomodasi, akhirnya aku berkordinasi dengan taupik dan alfin, dan deal-lah kita ke jogja dengan satu tujuan melihat kembali sang idola, Skid Row….
Mulai dengan penghitungan bugjet yang harus dibawa, dan saya waktu itu hanya membawa uang 200 ribu dengan rician
Kereta ekonomi logawa PP          : 2 X 33,000 = 66,000
Makan 2hari X 3                                : 6 X 5,000  = 30,000
Tiket konser                                       :  25,000
Total                                                      : 121,000

Financial oke karna masih banyak sisa dari 200 ribu, apa lagi yang perlu dibawa?
Apa?
Lyrics dari band pujaan yang gak boleh lupa, trauma dengan konser skidrow part2 di rampal, kami mulai mengumpulkan sejumlah lyrics dari skid row, dan siap untukberangkat,
Kamis, 7 agustus 2008
Hey ran apa kabarmu di pulau borneo? Nuran sebagai sang provokator tunggal beramkatnya kita ke jogja demi skidrow masih sedang berada di Kalimantan untuk backpaking, karena signal di sana sedikit minus akhirnya smsan sedikit terganggu tapi dia menjanjikan akan bergabung dengan kita di surabanya untuk mengejar  sang idola,
Jumat, 8 agustus 2008
Akhirnya hari keberangkatan pun tiba, setelah meminta restu kepada sang ibu plus akomodasinya akhinya saya berpamitan dan meminta doa supaya selamat sampai rumah lagi, (amiiiiin), bapak yang mengantar ke stasiun jam 4 pagi, setelah sampai saya juga berpamitan kepada bapak tapi tidak minta sangu karena takut, hehehehehe,
4.15 pagi taupik datang diantar teman satu kostnya, tapi a;fin tak kunjung muncul, ya memang alpin tidak akan muncul di stasiun jember karena dia sudah menunggu di stasiun kampong halamanya, Probolinggo..
Tuuuuuuutt….
Tuuuuuuuttt….
Kerena berangkat jam 4.45 biasa, kebudayaan telat tidak bisa dirubah begitu saja, dalam kereta sudah penuh tapi belum sesak, saya dan taupik masih mendapat tempat duduk yang “nyaman” di kereta api ekonomi ber namalogawa itu,  dan setelah beberapa saat kita tertidur pulas karena emang bagi kita jam segitu masih jam khusuk untuk menjelajai alam mimpi,
***
Akhirnya alfin bergabung di stasiun probolinggo, dan 12 jam kita harus berada di atas kereta banyak kejadian selama 12jam di kereta kalo dicritakan detailnya bisa bikin novel nanti, tapi yang jelas diatas aktivitas hanya, ngobrol, beli jajan, tidur, ngorol lagi, beli pecel(lagi), sms nuran, tidur, ngobrol lagi, ngapalin lyrics skidrow, tidur lagi, jajan lagi, sms nuran lagi, ngorok lagi, dengerin skidrow lagi, begitulah selama hamper 12 jam….
Tapi saat kereta baru lepas dari daerah Surabaya ada kabar yang tidak mengenakkan, “rek aku ndak iso melu nang jogja aku ndak nemu pesawat,” whaaaaat?, seketika itu saya menelfon nuran dan mengumpatnya habis-habisan, semua sumpah serapah mengarah pada nuran, tapi tak apalah show must go on, begitu kata orang tua, kita hanya ber3 bukan ber4, dan itu menjadi ke-apes-an part 1, buar kita…..
Tuuuuuuuuuuuuuuutttttttttt….
Tuuuuuuuuuuuuuuutttttttttt….
Kita tiba di stasiun lempunyangan sekitar tepat setengah 5 waktu jogja, dan kita harus berpisah lagi, saya dijemput teman sma saya begitu juga taupik dan alpin, mereka dijemput teman sma si taupik, jadilah kita kita berpisah…..
“Bud, kesok ketemu nang uny yo….” Sms dari taupik
***
10-8-2008
Dengan diantar Jodi, aku ke kampus uny untuk menemui taupik dan alpin untuk siap menghabiskan tenaga dan suara demi skidrow, Jodi tidak iukt nonton konser itu akhirnya aku pun nunut ke salh satu teman taupik, dan jam 10 kita berangkat ke peace park prambanan tempat skidrow direncanakan mengguncang Indonesia lagi,,,,
Dan sampailah kita di prambanan setelah mendapat tempat parker yang enak dan sedikit mengabadikan moment sejenak, akhirnya kami pun masuk dengan sangat semangat, dan ketika sudah di entry gate, terpampang sebuah  perberitahuan”
Artis yang batah hadir:
Skid Row
Coklat

Setelah membaca itu pemberitahuan itu, tiba-tiba seperti kena petir saat panas terik, atau dipikul K.O oleh muhamad ali, lemes seperti gak punya tulang, marah kecewa, tentu saja kecewa karena pemberitahuan tidak di berikan pada jauh-jauh hari, pemberitahuan diberikan pas 5 menit sebelum acara, mengumpat penyelenggara yang sepertinya gak propesional, mengunpat si nuran, semuanya kami umpat pokoknya, saya dan alpin sudah kalah sebelum siap mau perang, lesu, gak semangat dan saya pun sms kepada nuran  “ jancuuuuuuuuk, skid row gak sido maen, asuuuu, jancoook”

Tapi nasi sudah jadi bubur, jdi tinggal tambahin kecap ikan dikit, kecap asin, suwiran ayam, kacang, potongan cakwe, krupuk, jadilah bubur ayanm mang atang dan siap disantap…

Saya dan alpin tetap mencoba menikmati event itu, dengan mencoba both2 game yang banyak di sediakan, tapi mood sudah rusak, jadilah even itu saya gelari “ the worst soundrenaline event”, banyak alasan kenapa harus digelari demikian yang jelas dan pasti adalah batalnya skid row hadir tanpa pemberitahuaan jauh2 hari, dan event ini sedikit semrawut, karena dari entry gate penonton tidak diarahkan dan map yang ada di guide book bukan spesifik untuk jogja melainkan map umun penyelenggaraan untuk setiap kotanya, jadilah kita seperti ayam kehilangan emaknya, gak jelas tanpa arah,

Okelah yang berlalu biarlah berlalu kayak badai saya dan alpin pun mencoba menikmati konser jancuuk itu, melihat buku panduan ada 4 stage yang disediakan ini berbeda dengan kota lainnya yang hanya 3 stage, dan akhirnya kami memilih berkonsentrasi dengan a mild stage dan simpati stage, sesuai jadwal di 2 panggung inilah ada band2 besar negri ini, seperti naïf, gigi, dewa, java jive,“skidrow”, dan 3 diva, yang paling bikin resah, di run down acara tidak ada foot note seperti edisi sebelumnya yang bertulisan, “jadwal dapat berubah sewaktu-waktu”, hahahahahahaha

Jadilah kita menikmati konsen jancuki ini, setelah terpukau dengan suara 3 diva yang emang beneran sangat merdu sang MC kemudian memanggil sherina, “please welcome, sherinaaaaaa,” setelah 3 lagu sebelum menyanyikan lagu terakhir sherina mempersembahkan lagunya “lagu ini buat fredi nuril yang sebentar lagi akan tampil”, pin garasi pin, nang kene ae ojo pindah” (pindah di a mild stage), pintaku kepada alpin, dan alpin pun mengganggukinya,

Setelah serina out,  club eighties menghibur di stage seberang dan kita bertahan di simpati stage menunggui garasi muncul, waktu itu kita berada di barisan terdepan, paling depan dan sangat depan, kita berada pas di pemisah antara panggung dan penonton, ketika  club eighties belum selesai, tiba tiba segerombolah, mungkin ratusan anak abg, atau mungkin ababil, tapi enggak juga ada bapak setengah baya merangsek untuk maju kedepan panggung dengan memakai kaos yang seragam bertuliskan D’masiv, what? Bukankan penampil berikutnya itu garasi? Gumam saya, mungkin juga alfien, mereka merangsek dengan membawa bendera dan ternyata dibagikan secara gratis tanpa meminta pun saya dan alfin juga diberi berdera itu oleh yang saya kira itu korlapnya. Kita sih ambil aja, tapi kemudian alpin dengan muka innocent khas probolinggonya bertanya kepada sang korlap yang membawa plastic berisikan kaos masiver sama dengan tulisan bendera tadi,

Mas kaosnya gratisan juga? Pinta alpin
Waduh mas kalo kaosnya beli ini, mau beli ta? Gratis jadi membernya masiver nanti, sahut sang korlap.
Hahahahahahaha, raimu pancen cocok dadi masiver pin, olok saya,

Oke lupakan kebodohan itu, dan beberapa saat kemudian dua orang mc muncul diatas panggun tepat diatas kami, pin garasi maen, imbuh saya sambil berdiri dan menghadap panggung sambil memeluk pagar pembatas yang mirip trail besi penjara, setelah berbasa basi sang mc kemudian memanggil ,, “please welcome, D’ maaaaaaaaaasive,” saya dan alpin seketika mengumpat “jancoooooook, kok duduk garasi asuuuuu” tapi umpatan kita tenyata tidak terdengar oleh riuhnya ratusan abg yang meng-elu-elu-kan band plagiat itu, saya mencoba berbalik arah untuk mencoba keluar dari neraka dunia itu, dan  ternyata tidak bisa, ratusan masiver mengepung kita, kita terdesak, dan telinga pun sampai merasa budge mendengar teriakan, “rian I lope uuuuuuu”, suara itu tidak muncul sekali, mungkin juga ribuan kali, apa boleh buat akhirnya saya dan alpin pun mau tidak mau ikut mengibas-ngibaskan bendera masiver tadi, dan kita mengumpat lagi,

Jancok serina iku…
Jancuk a mild iku….
Nuran pisan jancooook…

Setelah d masiv kelar kita langsung keluar dari neraka itu, dan merasa lega bisa bebas dari sana, lega seperti awak kapal sinar kudus yang bebar dari perompak Somalia, Alhamdulillah…

Akhirnya kami pun menyerah, tidak bisa lagi menikmati konser itu, saya dan alpin hanya duduk-duduk di tanah yang lapang sambil melihat kelakuan taupik yang waktu itu berburu merchandise dari band ASAP, atau melempari Botol kangen band yang tampil dengan telanjang dada itu, atau menyama-nyamakan muka orang dengan beberapa teman kita dan waktu itu kita menemukan orang yang sangat mirip degan taupik, emil, dian dan banyak lagi, tapi ndak ada yang mirip nuran, jancooook koen ran (mengumpat lagi)

Dan akhirnya konser usai tanpa kesan…. Ya, tanpa kesan, Cuman satu yang perlu diucapkan,

JANCOOOOOOK KOEN RANNNNN!!!!



*Jember 6 mei 2011, 00.25 (hamper 3 tahun setelah kejadian) 
Sambil mendengarkan lagu-;agu skid row, tapi juga diselingi d’ masiv
“jancooook koen ran”
*maaf kalo ada yang salah ingatan saya tidak begitu kuat…..